Jumat, 13 Desember 2013

Capacity Building BDK Yogyakarta 2013

Terbangun di tengah malam dan melihat sekitar...

Apa kejadian kemarin tuh cuma mimpi ya?
Perjalanan jauh, begitu sampe markas suruh jalan jongkok, merayap, dan berguling. Perut serasa dikocok.

Mainan kompas bersama teman satu kelompok dan ternyata kelompokku dinyatakan hilang. Parah, dihukum push up 5000 kali! Inget bener deh, kayak apa ngejalaninnya. *prakteknya sih cuma 100 kali pun yang cewek gak bener-bener nglakuin itu. 

Penderitaan belum berakhir. Masih ada kegiatan lagi, main tali dan halang rintang. Di sini jadi kerasa bener kekompakannya Oh, satu lagi yang bikin berkesan. Ngerasain 'terbang' untuk yang pertama kali. Yah, sekujur tubuh gemeteran.

Dibangunin malem-malem buat jerit malam. Gara-gara banyak yang gak lewat kuburan, jadi semua kena hukuman. (serius, sampe sekarang masih kerasa pegelnya kayak apa --")

Hingga akhirnya tiba waktu mengakhiri segalanya. Kok rasanya gini? Jadi sedih banget dan gak ingin berpisah dengan yang lain. Gak mau juga berpisah ama Pelatih yang cetar. Tapi... gak mau juga kalau harus lebih lama lagi merasakan 'penderitaan'.

Hm, mungkin hari ini udah gak tidur di tenda sama temen-temen, udah gak antre kamar mandi, udah gak makan bareng di bawah matahari, udah gak ada yang namanya baris, udah gak ada yang namanya hukuman, teriakan, dan bentakan.

Meskipun menyisakan tubuh yang terasa remuk dan muka yang gak standar tapi semua terbayar sudah. Empat hari bersama kalian, gak mungkin aku lupain, guys. Mungkin bisa deh kapan-kapan tamasya lagi. Tapi gak pake panas-panasan lho ya. 

*Capacity Building BDK Yogyakarta 2013 :')

Kamis, 24 Oktober 2013

Aku dan Rasa

Pada rasa yang selama ini menggelayuti pikiranku, kukatakan ini padanya: "Pergilah! Aku tak butuh kau. Kau hanya milik mereka yang beruntung. Dan kau tau? Orang itu bukanlah aku."

Namun rasa itu tetap di tempatnya. Tak sedikit pun ia beranjak meninggalkanku. Kali ini aku berteriak padanya, "Enyahlah! Sudah kubilang, orang itu bukanlah aku!"

Rasa itu tetap di tempatnya. Kali ini ia membeku. Seketika sunyi. #gaje

Senin, 09 September 2013

Orang Dewasa itu...

Ceritanya lagi gila bareng Wulan nih. Karena kami bosan dipanggil anak kecil terus, maka kami mencari cara biar gak dikatain anak kecil lagi. Kami mengamati sekitar dan mengidentifikasi ciri-ciri orang dewasa:

1. Modis
Mulai dari ujung kaki. Mereka gak pake sepatu kayak yang kami pake (baca: sepatu anak SD). Ya, pake higheels. Oh men, pake wedges pun kami sulit! Ckck...

Kemudian pakaian. Kami bandingin pakaian mereka dan pakaian kami. Jauh beda. Gak tau kenapa, mereka itu keliatan anggun, gak kayak kami. Terakhir, kerudung. Orang dewasa itu cara pake kerudungnya gak kayak kami. Mereka juga gak pake bros flanel (apalagi yang bentuknya klepon ).

2. Cantik(?)
Kebanyakan, orang dewasa itu pake bedak, lipstik, dan alat-alat make up lainnya. Udah keliatan deh muka-muka cari jodoh. Wkwk...

3. Tingkah lakunya beda
Mereka itu gak kebanyakan pringas-pringis kayak kami. Bicara seperlunya dan bersikap serius. Suaranya juga gak cempreng kayak kami. Mereka juga gak bingungan dan gak gampang nyasar. Gak kayak kami, pastinya.

4. Cara jalan, duduk, dan berdiri
Mereka tuh jalannya anggun dan pelan-pelan. Gak kayak kami yang katanya kalo jalan udah kayak kereta. Wkwk...

5. Terakhir: mereka tuh wangi. Selain karena pake parfum, mungkin juga karena mereka gak kebanyakan gerak dan gak kebanyakan tingkah. Jadi gak keringetan deh. Hehe.
Setelah mengidentifikasi orang dewasa, maka kami berkesimpulan kalo jadi orang dewasa itu sulit, dan banyak hal yang perlu diubah. Dan kami memutuskan untuk tetap menjadi anak kecil untuk beberapa waktu ke depan.

Senin, 05 Agustus 2013

Buletin Perdu Edisi #10

Hai hai... ^_^
Jadi ceritanya nih bulan ini Mbak Dien, yang biasa me-layout Buletin Perdu sibuk banget. Dan eng ing eng... Aku ambil inisiatif buat mencoba me-layout. Jadi berwarna dan feminim gini sih. Wkwk, tapi gak papa deh. Dan sayang banget edisi kali ini cuma terbit versi online.
Oke, ini dia penampakannya...
Buletin Perdu #10 halaman 1: Salam Perdu dan Perdu Diary-nya bikinanku lho... :p
Buletin Perdu #10 halaman 2: Flash Fiction ini karya Mbak Nailil Maghfiroh
Buletin Perdu #10 halaman 3: Ada Puisi karya Mbak Nurro Tha, Mas Ahmad Pujianto, dan Mbak Syafira A. D
Buletin Perdu #10 halaman 4: Puisi ini karya Bu Istikomah
Oke teman-teman dan Perduers, nantikan Buletin Perdu edisi berikutnya yah... Hehe, tetap semangat berkarya! :D

Senin, 29 Juli 2013

Lomba Menulis Cerpen “Mari Berbagi Mari Menginspirasi"

Lomba Menulis Cerpen “Mari Berbagi Mari Menginspirasi"
Lomba Menulis Cerpen “Mari Berbagi Mari Menginspirasi"
24 Juli 2013 pukul 23:50
Lomba Menulis Cerpen “Mari Berbagi Mari Menginspirasi" (DL: 21 Agustus 2013)
24 July 2013 at 09:48
Komunitas Perdu bersama dengan Tim Jurnalistik SMA Negeri 1 Muntilan
mengadakan lomba cerpen "Mari Berbagi Mari Menginspirasi"

Setiap orang menjalani garis hidupnya masing-masing, sehingga dalam proses itulah kita menemukan ilmu dan pengalaman yang berbeda-beda. Agar menjadi insan yang bijaksana, kita perlu belajar dari pengalaman orang lain. Saling berbagi dan saling menginspirasi merupakan langkah yang tepat untuk mencapai kebijaksanaan hidup yang sempurna.

Berbagi inspirasi tidak harus masuk tivi, atau ceramah di mimbar-mimbar, dsb tetapi bisa dengan menulis yang inspiratif.  Itu hal termudah yang setiap orang bisa lakukan. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo tuliskan pengalamanmu menjadi cerpen yang inspiratif! Ikuti Lomba Menulis Cerpen ini! Raih hadiahnya! Dan pastikan karyamu masuk dua puluh lima karya cerpen terbaik yang akan dibukukan ...!
Untukmu seluruh siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kabupaten dan Kota Magelang, maupun yang berdomisili di Kabupaten atau Kota Magelang diadakan lomba menulis cerpen yang akan diselenggarakan pada 21 Juli 2013
Adapun syarat dan ketenntuan pengiriman naskah cerpen sebagai berikut:

Tema lomba: Dunia remaja yang inspiratif

Setting cerita sekitar Kabupaten-kota Magelang

Peserta lomba adalah siswa-siswi SMA/AMK/MA se-kabupaten dan Kota Magelang, dibuktikan dengan scan kartu pelajar yang masih aktif, disertakan saat pengiriman naskah.

Jumlah halaman cerpen antara 4-8 halaman

Ukuran kertas A4/Quarto, font Times New Roman, size 12, spasi 1,5, margin top 3, left 3, bottom 3, right 3.
Disertakan data pribadi yang meliputi nama lengkap, asal sekolah, TL, alamat rumah, nomor yang bisa dihubungi  dibawah naskah cerpen.

Disertakan soft foto size maksimal 100 Kb.
Dikirim via e-mail ke alamat perdu_komunitas@yahoo.com dalam bentuk attachment, berupa naskah cerpen, scan kartu pelajar, dan soft foto.

Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 2 cerpen terbaiknya.

Cerpen belum pernah diikutkan pada lomba cerpen/tidak pernah diterbitkan di media cetak maupun online.
Kesesuaian naskah dengan tema lomba, tidak mengandung asusila, pornografi, serta tidak mengandung SARA.
Syarat penulisan  dan kelengkapan naskah menjadi factor penentu lolos tidaknya naskah cerpen seleksi pertama untuk dinilai oleh dewan juri.

Like fanpage Komuniatas Perdu di FAcebook dengan alamat http://facebook.com/komunitasperdu , follow twitter Komunitas Perdu @KomunitasPerdu

Deadline pengiriman naskah tanggal 21 Agustus 2013.

25 karya terbaik akan dibukukan

Pengumuman pemenang lomba pada tanggal 27 Oktober 2013

Event lomba ini GRATISSS!!!

Pemenang lomba:
Juara 1 : uang pembinaan senilai Rp 300.000,00 + sertifikat + 1 buku antologi 25 karya cerpen terbaik.
Juara 2 : uang pembinaan senilai Rp 200.000,00 + sertifikat + 1 buku antologi 25 karya cerpen terbaik.
Juara 3 : uang pembinaan sen
ilai Rp 100.000,00 + sertifikat + 1 buku antologi 25 karya cerpen terbaik.

Jika ada pertanyaan silakan menghubungi:         

Puji    (087839296642)
Jilli   (081901094798)

(Bagikan informasi penting ini kepada teman-teman yang lain ya... Sehingga, semakin banyak inspirasi di dunia ini.)
Sumber : www.
perdumenulis.blogspot.com

Lomba Menulis Cerpen "Mari Berbagi, Mari Menginspirasi" Komunitas Perdu dan Tim Jurnalistik SMA N ! Muntilan