Persis seperti orang jatuh cinta. Katanya saat orang jatuh cinta,
mereka sibuk merangkai kejadian-kejadian kebetulan di sekitar mereka. Kejadian-kejadian
yang sama sekali tak ada hubungannya, namun mereka hubungkan sendiri. Kejadian-kejadian
yang sangat biasa, namun bisa jadi luar biasa. Bagaimana bisa? Itu karena
mereka hanya ingin merasakan apa yang mereka rasakan. Ingin merasa bahwa orang
yang mereka cintai juga mencintai mereka. Padahal belum tentu seperti itu. Boleh
jadi mereka hanya terjebak GR, sementara orang yang mereka cintai justru tidak
peka sama sekali. Duh!
Jika mereka ingin tahu yang sebenarnya, mengapa mereka tak
langsung bertanya pada orang yang mereka cintai? Hmm, tapi apakah pertanyaan
mereka masih berguna ya? Aku tak yakin. Tiba-tiba aku jadi membayangkan jika
itu terjadi padaku.
”Apakah kau mencintaiku?”
Nah lho! Jawaban apa yang harus kuberikan jika orang yang
jatuh cinta hanya mau menerima jawaban yang ingin mereka dengar?
Jadi, bukankah aku lebih baik tak memberikan jawaban? Sepertinya
pertanyaanku yang terakhir ini juga sama sekali tak memerlukan jawaban. Haha.
*obrolan ini sama sekali bukan curcol. :p
Kamarnya adikku, 24 Desember 2014
16:02 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar