Minggu, 03 Agustus 2014

Kau Ada, dan Dia Tak Ada

Dia ada, kau tak ada. Lalu kau bersusah payah mengadakan dirimu.
Kau ada, dia tak ada. Lalu kau tunggu adanya dirinya.
Kau terus menunggu, hingga kemudian kau sadar bahwa dia tak akan pernah ada.
Lalu tiba-tiba... Dia ada. 

Lagi-lagi kau bersusah payah mengadakan dirimu.

Lihat! Dimana kau saat dia ada?
Kau selalu ada untuk dia, bukan?
Apa kau pikir dia akan terus ada? Kau salah!
Ketika kau ada, dia kembali tak ada.


Lihat! Dimana dia saat kau ada?
Apa hanya kau yang harus selalu ada? 

Sementara dia... Bisa sesuka hati mengada dan meniadakan dirinya?




Untukmu, dariku yang sendiri
Magelang, 01 Agustus 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar