Minggu, 07 September 2014

Saat Aku Akhirnya Bunuh Diri--Yosua

Nasehat dari seorang teman:
 
 
Saat aku meloncat dari gedung,

Di lantai 10 kulihat pasangan yang kutahu saling mencintai sedang bertengkar dan saling memukul.

Di lantai 9 kulihat Aldi yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis.

Di lantai 8 Luri memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya.

Di lantai 7 Bimo sedang minum obat anti depresi.

Di lantai 6 Baka yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari.

Di lantai 5 Umar yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya

Di lantai 4 Wiwid sedang bertengkar hebat dengan pacarnya

Di lantai 3 Mbah Farid yang tua renta sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya

Di lantai 2 Intan sedang memandangi foto suaminya yang sudah meninggal 6 bulan lalu

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang.
Sekarang aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekhawatirannya sendiri.
Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenarnya tidak begitu buruk.
Semua orang yang kulihat tadi sekarang sedang melihat aku.
Kurasa setelah mereka melihatku sekarang, mungkin mereka merasa bahwa situasi mereka sama sekali tidak buruk.

"Be grateful for whoever you are. Because if u compare it to others, u'll be suprised of their secret life."
And remember, suicide is permanent solution for a temporary problems. -Robin William



Tidak ada komentar:

Posting Komentar